Hubungan Celebrity Endorser dan Brand Image Terhadap Keputusan Pembelian yang di Mediasi Melalui Minat Beli (skripsi dan tesis)

Bauran pemasaran kini banyak dipilih perusahaan sebagai
strategi pemasaran inti utamanya dalam meningkatkan penjualan. Salah
satu unsur bauran pemasaran, yang sering digunakan oleh pemasar yaitu
promosi. Iklan merupakan bentuk komunikasi pemasaran yang dianggap
paling efektif dibandingkan media lainnya. Penayangannya yang
serempak sehingga dapat menginformasikan, membujuk serta
mengingatkan konsumen pada pembelian suatu produk secara serentak.
Disisi lain, penggunaannya terbilang membutuhkan dana yang cukup
besar. Sedangkan tolak ukur kesuksesan komunikasi promosi, itu bukan
didasarkan pada besarnya anggaran yang dikeluarkan, melainkan
seberapa efektif iklan dalam mempengaruhi perilaku konsumen. Upaya
yang dilakukan oleh pemasar agar iklannya efektif mempengaruhi
konsumen yaitu dengan menciptakan daya pikat melalui celebrity
endorser dan brand image.
Penggunaan selebriti terkenal dalam mendukung suatu produk
bisa menghasilkan target pasar yang luas. Apalagi jika diterapkan pada
produk lama dan tidak memerlukan keterlibatan tinggi. Selebriti
endorser dan brand image, merupakan dua faktor yang mendorong
minat individu untuk melakukan pembelian. Pemilihan bintang iklan
yang tepat serta citra merek yang positif dapat menarik perhatian dan
menggerakkan hasrat pembelian. Seperti yang telah dijelaskan pada
proses keputusan pembelian model AIDA, bahwa melalui promosi yang
menarik pemasar dapat membangkitkan keinginan pembelian
konsumen. Sehingga dapat dijelaskan bahwa celebrity endorser dan
brand image bisa mempengaruhi minat beli ataupun keputusan
pembelian atau dengan adanya minat beli celebrity endorser dan brand
image dapat mempengaruhi keputusan pembelian konsumen