Pengertian Keputusan Pembelian (skripsi dan tesis)

 

Keputusan pembelian menurut Kotler dan Armstrong yang diterjemahkan oleh Bob Sabran (2012:181) adalah keputusan pembeli tentang merek mana yang dibeli. Pendapat ini juga mempertegas pendapat yang sebelumnya disampaikan oleh Schiffman dan Kanuk yang diterjemahkan oleh Zoelkifli Kasip (2010:485) yang mengatakan jika keputusan pembelian adalah suatu keputusan seseorang dimana dia memilih salah satu dari beberapa alternatif pilihan yang ada. Perilaku konsumen memiliki banyak pengaruh yang mendasari seseorang dalam mengambil keputusan pembelian suatu produk atau merek. Pada kebanyakan orang, perilaku pembelian konsumen seringkali diawali dan dipengaruhi oleh banyaknya rangsangan dari luar dirinya, baik berupa rangsangan pemasaran maupun rangsangan dari lingkungan yang lain. Rangsangan tersebut kemudian diproses sesuai dengan karakteristik kepribadian sebelum akhirnya diambil keputusan pembelian. Karakteristik pribadi konsumen yang dipergunakan untuk memproses rangsangan tersebut sangat komplek dan tujuannya adalah motivasi konsumen untuk membeli. Motivasi sebagai kekuatan dorongan dalam diri individu yang memkasa mereka untuk melakukan tindakan. Jika seseorang mempunyai motivasi yang tinggi terhadap objek tertentu, maka dia akan terdorong untuk berperilaku menguasai produk tersebut. Berdasarkan penjelasan di atas dapat ditarik kesimpulan jika pengertian keputusan pembelian adalah suatu keputusan yang diambil oleh seseorang tentang merek mana yang akan dipilih untuk dibeli dengan memilih salah satu dari beberapa alternatif yang ada.