Pengertian Kepemimpinan (skripsi dan tesis)

Peran manusia atau individu dalam organisasi salah satunya adalah menjalankan kepemimpinan. Kepemimpinan memerankan peranan yang dominan sebagai penentu keberhasilan suatu organisasi atau perusahaan. Sikap, gaya serta perilaku pemimpin sangat besar pengaruhnya terhadap organisasi yang dipimpinnya. Menurut G.L Freeman dan E.K Taylor (dalam Sutarto, 1991) ”leadership is the ability 23 create group action towardon organizational objective with maximum effevtiveness and cooperation from each individual”. Kepemimpinan adalah kemampuan untuk menciptakan kegiatan kelompok mencapai tujuan organisasi dengan efektifitas maksimum dan kerjasama dari tiap-tiap individu. Ralp M. Stogdil (dalam Sutarto, 1991) mendefinisikan ”Leadership is a procces of influencing the activities of an organized group in its task of goal setting and goal achievement”. Kepemimpinan adalah proses mempengaruhi kegiatan-kegiatan sekelompok orang yang teroganisir dalam usaha mereka menetapkan tujuan dan mencapai tujuan. R.D Agarwal (dalam Sutarto, 1991) mendefinisikan : ”Leadership is art of the influencing others to direct their will, abilities and efforts to the achievement of leader’s goals. In the context of organization, leadhership lies influencing individual and group effort toward the optimum achievement of organizational objevtives”. Kepemimpinan adalah seni mempengaruhi orang lain unutk mengarahkan kemauan mereka, kemampuan dan usaha untuk mencapai tujuan pemimpin. Dalam hubungan dengan organisasi, kepemimpinan terletak pada mempengaruhi usaha individu dan kelompok untuk mencapai tujuan organisasi secara optimal. Paul Harsey dan Kenneth H. Blanchard (dalam Sutarto, 1991) mendefinisikan, ”Leadership is the process of influencing the activities of an individual or a group in efforte toward goal achievement in a given situation”. 24 Kepemimpinan adalah proses mempengaruhi kegiatan individu atau kelompok dalam usaha untuk mencapai tujuan dalam situasi tertentu. Madura (2001) kepemimpinan adalah proses unutuk mempengaruhi kebiasaan orang lain demi pencapaian sasaran bersama. Menurut Kimball Young (dalam Kartono, 1983) kepemimpinan adalah bentuk dominasi yang didasari atas kemampuan pribadi yang sanggup mendorong atau mengajak orang lain untuk berbuat sesuatu, berdasarkan akseptansi atau penerimaan oleh kelompoknya, dan memiliki keahlian khusus yang tepat bagi situasi khusus. Kepemimpinan adalah proses memberi inspirasi kepada semua karyawan agar bekerja sebaik-baiknya untuk mencapai hasil yang diharapkan. Richard Smidt (dalam Jarmanto, 1983) berpendapat bahwa kepemimpinan adalah suatu hubungan antara seseorang dengan suatu kelompok yang terbentuk disekitar kepentingan yang sama dan bersikap menurut cara yang telah ditentukan dan diarahkan olehnya. Dari beberapa definisi tersebut dapat diuraikan bahwa pada dasarnya kepemimpinan adalah suatu proses mempengaruhi, mengarahkan, mengajak, mendorong serta memotivasi kegiatan individu atau kelompok yang didasari atas kemampuan pribadi dalam situasi tertentu agar individu atau kelompok tersebut bersedia bekerjasama untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan secara optimal. Hal terpenting untuk diingat adalah macam pribadi pemimpin dan gaya kepemimpinannya yang bagaimanakah yang paling cocok bagi 25 kepentingan kelompok dalam kondisi serta situasi tertentu. Semua kualitas kepemimpinan harus memenuhi persyaratan dan tuntutan yang diajukan dan dibutuhkan oleh situasinya, jadi kaitannya dengan ”totalitas situasi” dari ”pemimpin dalam kelompoknya”