Pengertian Kepuasan Kerja (skripsi dan tesis)

Menurut Malthis and Jackson (2011) kepuasan kerja adalah
keadaan emosi yang positif dari mengevaluasi pengalaman kerja
seseorang. Kepuasan kerja mempunyai banyak dimensi, secara umum
adalah kepuasan dalam pekerjaan itu sendiri, gaji, pengakuan,
hubungan antara supervisor dengan tenaga kerja, dan kesempatan
untuk maju.
Menurut Wibowo (2012: 503), kepuasan kerja memiliki dua
teori, dalam pendapatnya dikatakan bahwa teori kepuasan kerja
mencoba mengungkapkan apa yang membuat sebagian orang lebih
puas terhadap pekerjaanya daripada beberapa lainnya. Teori ini juga
mencari landasan tentang proses perasaan orang terhadap kepuasan
kerja. Di antara teori kepuasan kerja adalah two- factor theory dan
value theory.
1. Two- Factor Theory
Teori dua faktor ini merupakan teori kepuasan kerja yang
mengusulkan bahwa satisfaction (kepuasan) dan dissatisfaction
(ketidakpuasan) adalah bagian dari kelompok variabel yang
berbeda yaitu, motivators dan hygiene factors.
Pada teori ini, ketidakpuasan dihubungkan dengan kondisi di
sekitar pekerjaan itu seperti misalnya kondisi kerja, upah,
keamanan, hubungan antar karyawan dan atasan. Sebaliknya,
kepuasan ditarik dari faktor yang berkaitan dengan pekerjaan itu
sendiri atau hasil langsung dari pada pekerjaan itu seperti
misalnya sifat pekerjaan, prestasi dalam pekerjaan, promosi,
pengembangan karir dan acknowledgement.
2. Value Theory
Pada teori ini, kepuasan terjadi pada tingkat dimana hasil
pekerjaan diterima individu seperti yang diharapkan. Semakin
banyak orang yang menerima hasil, maka akan semakin puas.
Semakin dikit orang yang menerima, maka akan kurang puas.
Implikasi teori ini menekankan bahwa aspek pekerjaan perlu
diubah untuk mendapatkan kepuasan kerja. Teori ini juga
mengusulkan bahwa kepuasan kerja dapat diperoleh dari banyak
faktor. Oleh karena itu, Wibowo (2012:504) menganjurkan
bahwa cara yang efektif untuk memuaskan pekerja adalah dengan
menemukan apa yang mereka inginkan dan apabila mungkin
memberikannya