Pengertian Dukungan sosial (skripsi dan tesis)

Sarafino (1998) yang menyatakan bahwa dukungan sosial adalah suatu
kesenangan yang dirasakan sebagai perhatian, penghargaan dan pertolongan
yang diterima dari orang lain atau suatu kelompok. Zimet, Dahlem, Zimet dan
Farley, (1988) dukungan sosial adalah diterimanya dukungan yang diberikan
oleh orang-orang terdeka individu meliputi dukungan keluarga, dukungan
pertemanan, dan dukungan dari orang-orang yang berarti disekitar individu.
Dukungan sosial merupakan hubungan interpersonal yang di dalamnya
berisi pemberian bantuan yang melibatkan aspekaspek yang terdiri dari
informasi, perhatian emosi, penilaian dan bantuan instrumental yang diperoleh
individu melalui interaksi dengan lingkungan, dimana hal itu memiliki manfaat
emosional atau efek perilaku bagi penerima, sehingga dapat membantu
individu dalam mengatasi masalahnya, Kumalasari dan Ahyani 2012.
Menurut House (1994) dukungan sosial merupakan hubungan
interpersonal yang didalamnya berisi pemberian bantuan yang melibatkan
aspekaspek yang terdiri dari informasi, perhatian emosional, penghargaan dan
bantuan instrumental yang diperoleh individu melalui interaksi dengan
lingkungan. Menurut Johnson & Jhonson (1991), Dukungan sosial
didefinisikan sebagai keberadaan orang lain yang dapat diandalkan untuk
memberi bantuan, semangat, penerimaan dan perhatian, sehingga bisa
meningkatkan kesejahteraan hidup bagi individu yang bersangkutan.
Taylor, (2000) menjelaskan, dukungan sosial akan lebih berarti bagi
seseorang apabila diberikan oleh orang-orang yang memiliki hubungan
signifikan dengan individu yang bersangkutan, dengan kata lain, dukungan
tersebut diperoleh dari orangtua, pasangan (suami atau istri), anak dan kerabat
keluarga lainnya. Johnson dan Jhonson (1991) juga mengemukakan bahwa
dukungan sosial adalah suatu usaha pemberian bantuan kepada individu
dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas kesehatan mental, meningkatkan
rasa percaya diri, doa, semangat atau dorongan, nasihat serta sebuah
penerimaan