Aspek-aspek Kebersyukuran (skripsi dan tesis)

Terdapat lima sendi dan dasar yang melandaskan syukur yang dinyatakan
oleh Al-Jauziyah (1998) bila salah satunya tidak terpenuhi maka syukur itu
belumlah sempurna, kelima sendi tersebut adalah :
1. Orang yang bersyukur tunduk pada apa yang disyukuri, berarti orang yang
bersyukur sadar bahwa apa yang disyukurinya berasal dari Allah SWT sehingga
tunduk terhadap yang memberi apapun yang disyukurinya.
2. Mencintai-Nya, berarti orang yang bersyukur mencintai Allah SWT
sebagai Dzat Yang Maha Pemurah memberikan nikmat untuk disyukuri.
3. Mengakui nikmat-Nya, berarti orang yang bersyukur mengakui nikmat
yang diberikan oleh Allah SWT.
4. Memuji-Nya karena nikmat itu, berarti orang yang bersyukur memuji
Allah SWT atas nikmat yang telah dirasakannya.
5. Tidak menggunakan nikmat itu sebagai sesuatu yang dibenci-Nya, orang
yang bersyukur tidak menyalahgunakan segala nikmat yang diberi Allah SWT
untuk hal-hal yang dilarang oleh-Nya.
Kurniawan, dkk ( 2012 ) juga memaparkan bahwa bersyukur dalam persfektif
islam terbentuk atas empat aspek, yaitu :
1. Bersyukur dengan Qolbu
Seseorang dikatakan bersyukur dengan qolbu ketika meyakini dan
mengakui semua nikmat yang diterima berasal dari Allah SWT. Meyakini bahwa
ada keterlibatan Allah di dalam setiap nikmat yang diperoleh , dan menyadari
bahwa setiap kebaikan yang diterima dari orang lain berasal dari Allah SWT.
2. Bersyukur dengan lisan kepada Allah SWT
Seseorang dikatakan bersyukur dengan lisan kepada Allah SWT ketika
senantiasa memuji Allah atas segala karunia yang diterimanya. Bahkan bukan
hanya ketika mendapatkan perkara yang menggembirakan, seseorang yang
bersyukur dengan lisan kepada Allah tetap memuji-Nya ketika mendapat perkara
yang dibencinya.
3. Bersyukur dengan lisan kepada manusia
Seseorang dikatakan bersyukur dengan lisan kepada manusia ketika
mengucapkan terima kasih kepada orang yang telah berbuat baik, memberikan
nasihat kepadanya, begitupula kepada orang yang telah menginspirasinya berbuat
kebaikan.
4. Bersyukur dengan tindakan
Seseorang yang dikatakan bersyukur dengan tindakan ketika
memaksimalkan seluruh potensi yang dikaruniakan Allah kepadanya untuk
kemanfaatan orang banyak. Begitu pula dengan mempergunakan waktu luang
yang dimiliki untuk melakukan kebaikan