Pengukuran Tourist roles (skripsi dan tesis)

Tourist roles diukur dengan metode lapor diri (self-report). Pengukuran tourist
roles dilakukan untuk mengetahui seberapa besar kebutuhan wisatawan terhadap kondisi novelty maupun familiarity dalam berwisata, yang ditunjukkan melalui kecenderungan tourist roles.
Konsep tourist roles pertama kali dikemukakan oleh Cohen (1972) sebagai
bentuk tipologi wisatawan. Tipologi wisatawan dikembangkan Cohen (1972)
berdasarkan pendekatan sosiologi. Selama lebih dari 20 tahun, konsep tourist
roles digunakan untuk menjelaskan mengenai perbedaaan pola perilaku wisata pada wisatawan berdasarkan kebutuhan familiarity dan novelty yang dimilikinya. Namun aspek-aspek apa saja yang menjadi indikator dalam mengukur kebutuhan familiarity dan novelty bagi wisatawan tidak dikemukankan secara jelas dalam konsep tipologi wisatawan ini Hingga kemudian di tahun 1991, dalam
disertasinya, Mo (dalam Jiang, Havits & O’Brein, 2000) mengembangkan
dimensi-dimensi tourist roles yang digunakan sebagai dasar bagi terbentuknya indikator perilaku-perilaku wisata yang menunjukkan kebutuhan novelty maupun familiarity pada wisatawan. Alat ukur tourist roles ini kemudian disusun dalamkonteks wisatawan mancanegara dan disebut dengan International Tourist roles (ITR). Digunakan untuk mengukur kecenderungan pola-pola perilaku wisata pada wisatawan berdasarkan kebutuhan atas novelty maupun familiarity yang berbeda.
Dalam penelitian ini, tourist roles diukur melalui skala sikap yang disusun
oleh peneliti dalam konteks wisatawan nusantara. Alat ukur tourist roles disusun berdasarkan konsep tipologi wisatawan (Cohen, 1972) yang dikembangkan dimensinya oleh Mo (dalam Jiang, Havits & O’Brein, 2000)