Dimensi Sensation Seeking (skripsi dan tesis)

Meliputi empat dimensi yakni (London & Esner, 1978, Zuckerman, 1991):
1) Thrill and Adventure Seeking (TAS)
Refleksi kebutuhan individu untuk melakukan tindakan berisiko dan penuh
petualangan yang menawarkan sensasi unik pada tiap individu Tindakan berisiko meliputi keinginan yang kuat untuk terlibat dalam aktivitas fisik yang menuntut kecepatan, berbahaya (seperti terjun payung, menyelam, dan bungee jumping).
2) Experience Seeking (ES)
Mengekspresikan pencarian individu terhadap pengalaman baru (novel
experiences) melalui pemikiran, penginderaan, dan gaya hidup yang tidak
konvensional dan tidak konform dalam berbagai hal, termasuk dalam hal musik, seni, travel style hingga gaya hidup antikonformitas lainnya.
3) Disinhibition (DIS)
Merefleksikan perilaku impulsif yang extrovert pada individu, meliputi keinginan
yang kuat untuk melakukan perilaku yang secara potensial dapat menimbulkan dampak negatif terhadap posisi seseorang dalam masyarakat, terhadap kondisi badan atau pikiran seseorang, yang dapat muncul dari proses di masa kini atau peristiwa di masa yang akan datang. Perilaku Disinhibition antara lain adalah mengkonsumsi minuman beralkohol, menyukai pesta, sengaja melanggar peraturan lalu-lintas, bermesraan di depan umum dan hal-hal lain yang tidak sesuai dengan norma sosial masyarakat pada umumnya
4) Boredom Susceptibility (BS)
Merefleksikan perilaku individu yang antipati terhadap pengalaman yang repetitif,
pekerjaan yang rutin, kehadiran orang-orang yang dapat terprediksi, dan reaksi
ketidakpuasan terhadap kondisi yang membosankan tersebut. Boredom
susceptibility juga menyebabkan hadirnya kegundahan pada individu saat tidak ada perubahan pada kehidupannya, dan ketidaksukaan pada orang yang
membosankan