Dimensi OCB (skripsi dan tesis)

 Dimensi organizational citizenship behavior (Organ, et al. 2006, p120) adalah sebagai berikut: 1. Altruism Perilaku Pegawai dalam menolong rekan kerjanya yang mengalami kesulitan dalam situasi yang sedang dihadapi baik mengenai tugas dalam organisasi maupun masalah pribadi orang lain. Dimensi ini mengarah kepada memberi pertolongan yang bukan merupakan kewajiban yang ditanggungnya. Seperti menggantikan rekan kerja yang tidak masuk atau istirahat, membantu pelanggan dan para tamu jika mereka membutuhkan bantuan, membantu orang lain yang pekerjaannya overload, membantu proses orientasi karyawan baru meskipun tidak diminta, meluangkan waktu untuk membantu orang lain berkaitan dengan permasalahan pekerjaan. 2. Conscientiousness Perilaku yang ditunjukkan dengan berusaha melebihi yang diharapkan perusahaan. Perilaku sukarela yang bukan merupakan kewajiban atau tugas Pegawai. Dimensi ini menjangkau jauh diatas dan jauh ke depan dari panggilan tugas. Seperti patuh terhadap peraturan yang berlaku diperusahaan, tiba lebih awal sehingga siap bekerja pada saat jadwal kerja dimulai dan berbicara  seperlunya dalam percakapan di telepon, mempergunakan waktu kerja dengan baik tidak menghabiskan waktu untuk pembicaraan diluar pekerjaannya. 3. Sportmanship Perilaku yang memberikan toleransi terhadap keadaan yang kurang ideal dalam organisasi tanpa mengajukan keberatan-keberatan. Seseorang yang mempunyai tingkatan yang tinggi dalam spotmanship akan meningkatkan iklim yang positif diantara pegawai, pegawai akan lebih sopan dan bekerja sama dengan yang lain sehingga akan menciptakan lingkungan kerja yang lebih menyenangkan. Seperti kemauan untuk bertoleransi tanpa mengeluh dengan menahan diri dari aktivitas mengeluh dan mengumpat dan tidak membesarbesarkan permasalahan di luar proporsinya 4. Civic virtue Perilaku yang mengindikasikan tanggung jawab pada kehidupan organisasi Dimensi ini mengarah pada tanggung jawab yang diberikan organisasi kepada seorang untuk meningkatkan kualitas bidang pekerjaan yang ditekuni. Seperti mengikuti perubahan-perubahan dan perkembangan dalam organisasi dan membuat pertimbangan dalam menilai apa yang terbaik untuk organisasi, dan memberikan perhatian terhadap kegiatan yang membantu image perusahaan. 5. Courtessy Perilaku meringankan masalah yang berkaitan dengan pekerjaan yang dihadapi orang lain. Seperti: Menjaga hubungan baik dengan rekan kerjanya agar terhindar dari masalah-masalah interpersonal, membantu teman kerja mencegah timbulnya masalah sehubungan dengan pekerjaannya dengan cara memberi konsultasi dan informasi. Seseorang yang memiliki dimensi ini adalah orang yang menghargai dan memperhatikan orang lain.
Beberapa pengukuran lain mengenai ke lima dimensi organizational citizenship behavior menurut Luthans (2006) adalah : 1. Altruism – Menolong teman kerja ketika sakit. 2. Conscientiousness – Pulang telat untuk menyelesaikan pekerjaan. 3. Sportmanship – Menceritakan kegagalan tim project dan mendengarkan saran dari anggota yang mungkin dapat membuat sukses. 4. Courtesy – Mampu mengerti dan berempati kepada keadaan perusahaan meskipun dihasut. 5. Civic Virtue – Menjadi sukarelawan untuk program komunitas perusahaan.