Pengaruh Asimetri Informasi Terhadap Manajemen Laba (skripsi dan tesis)

Asimetri informasi merupakan suatu keadaan dimana manajer memiliki akses
informasi atas prospek perusahaan yang tidak dimiliki oleh pihak luar perusahaan.
Asimetri informasi akan mendorong manajer untuk menyajikan informasi yang tidak sebenarnya terutama jika informasi tersebut berkaitan dengan pengukuran kinerja manajer.
Menurut Sri Sulistyanto (2008:86) pengaruh asimetri terhadap manajemen
laba adalah sebagai berikut:
“Tingkat pengungkapan perusahaan dipengaruhi oleh asimetri informasi yang
terjadi di pasar. Semakin tinggi asimetri informasi akan membuat tingkat
pengungkapan yang dilakukan perusahaan semakin rendah. Artinya, semakin
tinggi asimetri informasi akan membuat manajer semakin leluasa untuk
mengatur informasi apasaja yang harus diungkapkan, disembunyikan, ditunda,
atau diubah. Upaya semacam ini disebut dengan manajemen laba.”
Menurut Richardson (1998) dalam Restuwulan (2013) teori pengaruh asimetri
informasi terhadap manajemen laba adalah sebagai berikut:
“The presence of information asymmetry is a necessary condition for earning
management. I extend that argument by suggesting that the level of earning
management increases as the level of information asymmetry increase. When
information asymmetry is a high, stakeholder may not have the necessary
information to undo the manipulated earnings. Another possible explanation
is that the existence of firm with high levels of information asymmetry is
evidence of shareholders without sufficient resources, incentive, or acces to
relevant information to monitor manager’s action, which may give rise to the
practice of earning management”
Pernyataan tersebut dapat disimpulkan bahwa adanya hubungan antara
asimetri informasi dengan manajemen laba. Ketika asimetri informasi tinggi,
stakeholder tidak memiliki sumber daya yang cukup atas informasi yang relevan
dalam memonitor tindakan manajer sehingga akan memunculkan praktik manajemen
laba. Akibatnya asimetri informasi ini akan mendorong manajer untuk tidak
menyajikan informasi selengkapnya. Jika informasi tersebut berkaitan dengan
pengukuran kinerja manajer.
Hasil penelitian yang dilakukan oleh Restu Agusti dan Tyas Pramesti (2009),
Desmiyawati, Nasrizal dan Yessi Fitriana (2009) dan Dini Tri Wardani dan Masodah (2011) menunjukkan bahwa asimetri informasi memiliki pengaruh positif terhadap manajemen laba.